Background

Background

Silahkan klik beberapa gambar di bawah ini

  • image1
  • image2
  • image3
  • image4
  • image2
  • image1
  • image4
  • image3

Banyak dari kita jika bercara tentang kewirasusahaan atau bisnis yang terbayang dalam benak kita adalah kekayaan,punya kekuasaan,dsb. Berwirausaha adalah dimana keadaan sesorang yang berani keluar dari zona nyaman mereka sebagai seseorang yang sudah terjamin,akan tetapi mereka memilih keluar dari zona tersebut dan mereka membuat peluang mereka sendiri dimana mereka berdiri secara independent sehingga mereka mempunyai otoritas penuh akan keberhasilan dirinya sendiri. Orang yang berani berwirausaha adalah mereka yang mempunyai mental dan tekat yang kuat untuk mecapai kesuksesan dengan keberanian untuk menghadapi segala resiko yang akan terjadi dalam dunia wirausaha mereka. Namun tidak semua orang berani untuk melakukan dan mengambil resiko itu. Kebanyakan orang memilih untuk berada dalam zona nyaman mereka yang penuh jaminan dan kenyamanan. Lalu kenapa bisa ada seseorang yang berani mengabdikan dirknya untuk keluar dari rasa nyaman tersebut? Apakah karena uang,kedudukan,kekuasaan,dsb. Setiap orang mempunyai cara sendiri sendiri untuk memaknai jalan hidupnya,dan hidup itu adalah sebuah pilihan. Ada orang yang memaknai kehidupannya dengan mengumpulkan harta sebanyak mungkin,pengabdian kepada negara,dsb. Menurut penulis dalam bereirausaha banyak sekali makna hidup yang bisa kita ambil. Karena banyak pengusaha yang sangat besar dimana dalam berbisnis mereka tidak hanya mengejar profit semata. Karena ketika kita berwirausaha hanya mrngejar profit semata,ketika dalam berwirausaha ada masalah dengan keuangan maka motivasi kita dalam berwirausaha akan bermasalah. Yang terpenting dalam berwirausaha adalah bagaimana pengusaha tersebut bisa memberdayakan orang orang di sekitar mereka dari segi Intelektual,Sepiritual,dan Emosional. Dan diwujudkan dalam pemberian kesejahteraan bagi orang mereka yang ditunjang dengan peningkatan hardskill dan softskill yang baik. Dan yang lebih penting dalam berwirausaha adalah sebuah pengabdian,pengabdian kepada negara dan Allah SWT. Karena negara kita Indonesia madih sangat memerlukan orang orang yang berani untuk berwirausaha yang bisa membantu negara dalam salah satu sektor yaitu perekonomian. Seorang yang berwirausaha mereka tidak menjadi beban negara dalam masalah ketenagakerjaan di Indonesia. Pengusaha sangat membantu negara untuk memberdayakan rakyat pada usia kerja yang belum mendapatkan pekerjaan. Sehingga taraf perekonomian mereka berada di bawah garis rata rata angka kesejahteraan Indonesia. Maka dari itu kebijakan kebijakan yang diterapkan di Indonesia harus dibuat agar bisa mendorong munculnya wirausahawan wirausahawan mandiri di Indonesia. Dan pengabdian kepada Allah itu adalah motivasi yang paling mulia. Karena ketika kita berkerja dengan mrngabdikan diri kepada Allah yang kita harapkan tidak hanya keberhasilan di dunia saja,namun keridhoan Allahlah yang kita. Sehingga dalam berwirausaha kita akan menerapkan nilai nilai luhur dalam nmenjalankan roda kehidupan dan bisnis kita. Pengabdian kita kepada Allah adalah landasan spiritual terbaik bagi seorang manusia. Karena dengan landasan terbut seorang jiwa akan siap menerima apapun yang terjadi dalam kehidupan manusia karena keyakinan bahwa Allah jauh lebih tu apa yang terbaik untuk diri kita.

Indonesia,negara yang telah lama merdeka sejak 1945. Kemerdekaan yang harus dibayar mahal dengan darah dan air mata. Indonesia lebih dahulu merdeka dibandingkan dengan mantan penjajahnya sendiri yaitu Jepang. Namun pertanyaanya kenapa kemajuan Indonesia sangat tertinggal dibandingkan dengan jepang yang berhasil bangkit dari keterpurukan setelah perang dunia? Salah satu faktornya ada pada sistem pendidikan. Menurut sejarah,ketika jepang di bom oleh sekutu yang mereka selamatkan pertama kali adalah para guru. Namun dalam sejarah,guru di Indonesia persis seperti lagu "Oemar Bakrie" milik musisi legendaris Iwan fals,yang dulu katanya gaji guru seperti dikebiri. Namun kalo kita lihat pendidikan di Indonesia diwarnai oleh banyak sekali kontroversi. Salah satunya yaitu yang menjadi landasan pendidikan di Indonesia pada saat ini yaitu kurikulum 2013. Sebenarnya kriteria manusia seperti apakah yang ingin di bentuk dalam pendidikan di Indonesia ini. Apakah manusia super yang memiliki intelektual yang tinggi,atau manusia yang sempurna yang mengetahui secara mendalam segala hal yang ada di dunia ini? Allah menciptakan manusia dengan berbeda-beda di dunia ini. Semua manusia di dunia ini spesial. Mereka mempunyai spesialisasi dalam salah satu hal atau yang biasa kita tau itu dengan sebutan passion. Semua orang yang mengenal dirinya sendiri maka mereka akan tau apa itu passion mereka. Namun pendidikan yang diberikan di Indonesia itu sangatlah global sehingga banyak sekali pelajaran yang tidak sesuai dengan passion peserta didiknya akan tetapi mau tidak mau mereka harus mendalami segala hal yang diberika oleh gurunya walaupun hal itu tidak sesuai dengan passionya. Mereka tidak punya pilihan lain selain dipaksa untuk menelan itu semua tanpa mau tau keadaan seperti apaka masing masing individu yang mereka beri makan dengan makanan yang sama setiap harinya. Akibatnya siswa tidak mempunyai spesialisasi dalam hidupnya,mereka hanya menjadi manusia rata-rata yang tidak mempunyai nilai jual lebih dalam dirinya. Akibatnya bagi siswa yang sudah menemukan passionnya mereka harus berani keluar dari zona nyaman mereka sebagai siswa normal di Indonesia. Mereka harus mengexplore sendiri passion mereka di luar pendidikan secara formal mereka. Yang seharusnya pendidika  formal itu dapat menjadi media atau sarana untuk mendalami passion mereka namun yang terjadi malah sebaliknya,mereka yang mengejar passion mereka pendidikan formal malah menjadi salah satu penghalang dan penghambat bagi sebagian orang. Karena orang yang passionnya berada di luar pendidikan formal yang mereka enyam ketika mereka dalam sehari harinya tetap berada dalam pendidikan formal mereka akibatnya mereka akan dianggap sebagai orang yang Goblok,Gila,Nakal,dsb. Padalah dibalik itu,semua yang mereka lakukan adalah mereka menjadi diri mereka sendiri sesuai dengan passion mereka dan bila hal itu terus didalami maka akan menjadi hal yang luar biasa yang memiliki nilai jual yang sangat tinggi dalam kehidupan mereka tanpa harus menelan makanan yang seharusnya mereka makan dengan secukupnya saja tanpa harus menghabiskannya semua karena mereka tau tak akan mampu. Manusia diciptakan Allah dengan penuh keterbatasan,maka dari itu mereka tidak akan bisa menguasai semua hal. Mereka harus ada satu hal yang memang harus mereka dalami sebagai passion mereka,dan hal yang lain hanya sabagai penunjang saja "cukup tau" saja. Dan masih banyak sekali carut marut pendidikan di Indonesia yang lain. Semoga Indonesia lekas berbenah dan bisa segera bangkit dari keterpuruka  ini, Amin...